Moch. Shidiq, M.Pd.

Guru SMPN 6 Klaten. Mantan jurnalis, Penulis buku "Energi Positif Cerewet" ISBN 978-602-468-431-0...

Selengkapnya

Keteladanan kunci utama anti bulliying

Keteladanan kunci sukses dalam pelaksanan anti bulliying di sekolah. Karena keteladanan ini dapat ditiru dan dicontoh siswa, sehingga memiliki makna dan linier dalam kehidupannya di masa mendatang.

Demikian benang merah yang mengemuka dalam dialog terbatas di SMPN 6 Klaten. Dialog dilakukan dalam rangka pengisian kuisener program aku dan sekolahku. Hadir dalam kesempatan itu Dr. Rina Herlina Haryanti, S.Sos, M.Si dan asistennya Riski Nindya.

Menurutnya, keteladanan ini memang menjadi unsur utama dalam melaksanakan anti bulliying. "Dengan keteladanan kita bisa menyentuh aspek kehidupan manusia, termasuk anak didik kita, baik tutur kata, perilaku,"ujarnya.

Ibu satu anak ini lebih jtauh mengataka, bila keteladanan sudah berjalan maka dengan sendirinya akan tercipta kedisiplinan positif. "Jadi antara keteladanan dengan disiplin positif itu memiliki hubungan senyawa,"tandasnya.

Menurut pengelola kebijakan publik dan gender Fisip UNS ini mengatakan dalam disiplin positif terdapat perilaku yang menjauhi bullying, sehingga dengan demikian bullying dengan sendirinya akan berkurang, bahkan bisa hilang di lingkungan sekolah.

Sementara kuisener "aku dan sekolahku" yang menjadi program Unicef itu sendiri diperuntukkan untuk peserta didik, guru dan guru BK, serta sekolah kontrol. Kuisener menyangkut aspek kehidupan di sekolah dan wawasan ke depan. (Diq)

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali